Laporan Kegiatan Audiensi Kotak Suara Lingkungan ke KPUD Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Ditulis oleh Admin | 2024-11-26
Barabai, 25 September 2024 – Kaum muda di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar audiensi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) HST, Rabu (25/9/2024) di Aula KPU setempat. Mereka terhimpun dalam belasan organisasi, komunitas maupun individu untuk mengawal gerakan kotak suara lingkungan #SAVEMERATUS alias penyelamatan Pegunungan Meratus dalam bingkai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) HST. Proses audiensi pun diterima langsung oleh Ketua KPU HST, Ardiansyah bersama segenap jajaran komisioner dengan rangkaian penyampaian aspirasi hingga diskusi.
Koordinator lapangan, Muhammad Hidayatullah menyampaikan bahwa untuk di Kabupaten HST pun juga demikian. Aspirasi yang dihimpun, kaum muda maupun masyarakat HST masih menyuarakan agar daerah berjuluk Bumi Murakata itu tetap menolak adanya pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit.
“Kami harapkan KPU nantinya bisa memasukkan materi debat terkait komitmen #SAVEMERATUS, komitmen penolakan tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit, serta mendorong ekonomi hijau di HST,” ujar Dayat, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga mendorong kampanye yang ramah lingkungan dan memastikan isu lingkungan jadi salah satu pokok isu prioritas dalam pilkada. Serta, mendorong pencabutan izin tambang PT Antang Gunung Meratus (AGM) dari wilayah HST.
Rekomendasi lainnya, pihaknya juga mendorong pengakuan, perlindungan dan pemberdayaan Masyarakat Hukum Adat (MHA) HST, pemerataan infrastruktur dan pendidikan khususnya di Pegunungan Meratus, pengelolaan persampahan, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta pemberantasan tambang maupun perambahan hutan ilegal.
“Suara kaum muda ini penting didengarkan karena saat ini pemuda merupakan pemilih mayoritas dalam Pilkada. Serta, pemuda juga yang akan merasakan dampak atau manfaat panjang dari kebijakan kepala daerah yang terpilih nantinya,” jelasnya.
Pihaknya berharap, rekomendasi ini dapat dikawal bersama semua lapisan masyarakat. Tidak hanya menjadi bahan bahasan debat kandidat, tetapi juga jadi komitmen program bagi Bupati HST terpilih nantinya.
Sementara itu, Ketua KPU HST, Ardiansyah menyambut baik audiensi kaum muda HST yang diinisiasi oleh Institut Hijau Indonesia ini. Menurutnya, pihaknya sudah berusaha meluangkan waktu ditengah padatnya agenda tahapan pilkada ini.
Lebih lanjut, pihaknya pun mengakui telah menerima banyak masukan dari kaum muda dalam audiensi ini. Dia mengakui isu lingkungan ini sangat krusial, apalagi di Kabupaten HST.
Ardiansyah menerangkan, sesuai kesepakatan yang ada, pihaknya akan berkoordinasi kepada pimpinan di KPU Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi dan rekomendasi untuk dimuat dalam debat kandidat ke depan.
Berita Lainnya
-
Institut Hijau Indonesia Gelar Diskusi Pengembangan Kurikulum YOU-RINGS Bersama Pakar, Akademisi, dan Praktisi Energi
| 2026-02-03 -
Dari Budi Utomo ke Era Reformasi : Transformasi Partisipasi Politik Rakyat Indonesia
| 2026-02-02 -
Patronase Kekuasaan dan Politik Uang : Analisis Teori Pelanggengan Kekuasaan dan Sistem Pemilu dalam Konteks KKN di Indonesia
| 2026-01-30 -
Integritas dalam demokrasi
| 2026-01-26 -
Negara dan Kita: Bukan Hanya Tentang Hukum, Tapi Nilai dan Cinta
| 2026-01-22 -
Mengurai Dilema Konstitusi: Antara Pedoman Moral dan Alat Kekuasaan
| 2026-01-08 -
Dinamika Sistem Pemilu Indonesia: Antara Tantangan Demokrasi Serentak 2024 dan Ancaman KKN
| 2026-01-08 -
Ekonomi Konstitusi, Oligarki, dan Demokrasi Lokal yang Berkeadilan
| 2026-01-08 -
Kuasai Copilot untuk Percepatan Project Planning, Ratusan Mahasiswa Institut Hijau Indonesia Ikuti Pelatihan GARUDA AI dan Microsoft Elevate
| 2026-01-07 -
Menjemput Masa Depan Hijau “Reclaim Our Future”: Wisuda Bersama Green Leadership Indonesia Batch 5 dan Civic Education
| 2025-12-30