Laporan Kegiatan Audiensi Kotak Suara Lingkungan ke KPUD Riau
Ditulis oleh Admin | 2024-11-26
Pekanbaru, 26 September 2024 – Menyambut pilkada serentak 2024, perwakilan alumni Green Leadership Indonesia (GLI) di Riau yang dikoordinir oleh Asrol Fickri, melakukan audiensi dengan KPUD Riau untuk menyampaikan rekomendasi kebijakan kepada KPU dan calon calon kepala daerah tentang lingkungan hidup serta usulan untuk penerapan nilai-nilai keadilan sosial dan ekologis, baik dalam proses pilkada maupun penyusunan kebijakan pemerintahan selanjutnya.
“Isu lingkungan hidup bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan mendesak yang harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan daerah. Sudah seharusnya calon kepala daerah menunjukkan komitmennya mulai dari cara berkampanye,” tegas Tamim Asyrofi.
Langkah konkret yang diharapkan
Perwakilan orang muda dalam audiensi ini berharap hasil dari kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong perubahan konkret di Provinsi Riau. Beberapa langkah yang diusulkan termasuk pembentukan satgas pengelolaan lingkungan hidup, pelaksanaan program literasi perubahan iklim di sekolah, dan peningkatan investasi dalam teknologi hijau. “Kami berharap pemerintah daerah serius mempertimbangkan rekomendasi ini demi masa depan yang lebih baik bagi semua,” tutup Tamim Asyrofi.
Catatan penting dalam audiensi:
Respon pihak KPUD
Nugroho Noto Susanto, Komisioner KPU Ketua Divisi Parmas dan Sosdiklih menyambut baik partisipasi generasi muda yang peduli terhadap isu politik terutama dalam perspektif keadilan sosial dan ekologis dalam pilkada 2024 di Riau. “Kesadaran pemuda untuk peduli terhadap demokrasi terutama dalam isu keadilan sosial dan ekologis sangat penting dalam mewujudkan pilkada yang berkualitas”, terangnya.
KPUD Riau juga menerima policy brief yang dibawakan teman-teman dari Green Leadership Indonesia. Namun, dengan segala keterbatasan KPUD Riau dalam men-deliver policy brief tersebut, karena kebijakan lingkungan hidup sangat bergantung kepada kepala daerah yang terpilih nanti. Meskipun begitu KPUD Riau akan berkomitmen untuk menekankan aspek lingkungan hidup pada pilkada 202.
“Kami akan masukkan rekomendasi teman-teman terutama topik lingkungan hidup dalam debat kandidat, dan berupaya untuk menciptakan kampanye Pilkada yang ramah lingkungan yang sejalan dengan PKPU dan Undang-Undang Pilkada,” ujar Nugroho.
KPUD Riau juga berkomitmen menyampaikan policy brief tersebut kepada para calon gubernur Provinsi Riau, sehingga dapat menjadi rujukan para calon gubernur dan wakil gubernur, agar menjadi rujukan bagi siapapun yang terpilih untuk membuat kebijakan yang berperspektif keadilan sosial dan ekologis
Respon perwakilan GLI
Asrol Fickri, merespon baik akan komitmen KPUD Riau dalam menanggapi policy brief yang dibawakan. Ia juga menyampaikan kepada KPUD Riau bahwa perubahan iklim akibat degradasi alam adalah hal yang nyata. Semua orang dari berbagai lapisan masyarakat akan merasakan dampak dari perubahan iklim. Maka dari itu, kebijakan dan peran pemerintah dalam menanggulangi permasalahan krisis lingkungan merupakan langkah penting untuk menjaga kelestarian alam demi masa depan lingkungan hidup yang layak untuk generasi yang akan datang.
Berita Lainnya
-
Webinar Nasional YOU-RINGS Soroti Peran Generasi Muda dalam Transisi Energi yang Berkedaulatan dan Berkeadilan
| 2026-05-02 -
Kelas Mentoring Keempat Perkuat Strategi Transformasi Riset Akar Rumput Menjadi Konten Kreatif Penggerak Perubahan
| 2026-04-25 -
19 Fasilitator Muda SPEAK Justice Perkuat Strategi Pengorganisasian Warga melalui Kepemimpinan Fasilitatif dan Mobilisasi Sosial
| 2026-04-24 -
Dari Data ke Narasi Perlawanan: SPEAK Justice Siapkan Fasilitator Muda Menulis Laporan yang Menggerakkan Perubahan
| 2026-04-23 -
Kelas Mentoring Pertama 19 Fasilitator Muda SPEAK Justice Disiapkan Bangun Demokrasi dari Akar Rumput
| 2026-04-22 -
Trilema Baru Kapitalisme (Refleksi Hari Bumi)
| 2026-04-22 -
YOU-RINGS Bekali POKJA dan Fasilitator Daerah Lewat Onboarding dan Training of Trainers
| 2026-04-19 -
Partisipasi Politik Lokal: Mengurai Tantangan dan Memperkuat Demokrasi Substantif di Indonesia
| 2026-04-18 -
Ekonomi Konstitusi VS Oligarki: Bagaimana penerapannya di Indonesia?
| 2026-04-15 -
Sesi Ketiga Kelas SPEAK Justice: Bedah Dinamika Politik Lokal dan Tantangan Demokrasi Substantif di Indonesia
| 2026-04-13